Amankan Puluhan Karyawan PT GAN, Kapolres Kolut Bakal Diadukan ke Kadiv Propam

Febriyono Tamenk
.
Sabtu, 26 November 2022 | 23:57 WIB
Kuasa Hukum PT Golden Anugerah Nusantara (GAN), Kadir Ndoasa menyayangkan tindakan Polres Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, membongkar plang dan mengamankan 27 karyawan PT GAN, pada Kamis (24/11/2022) malam. (Foto Febriyono Tamenk)

KOLAKA UTARA, iNewsKendari.id - Kuasa Hukum PT Golden Anugerah Nusantara (GAN), Kadir Ndoasa menyayangkan tindakan Polres Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra),  membongkar plang dan mengamankan 27 karyawan PT GAN, pada Kamis (24/11/2022) malam. 

Sebab, puluhan karyawan itu, sedang berjaga dan mengamankan IUP PT GAN dari aktivitas illegal yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Namun, mereka tiba-tiba digerebek dan diamankan polisi. 

"Tudingannya, mereka ini menghalang-halangi. Pertanyaannya, kalau tuduhannya menghalang-halangi, siapa yang dihalangi, ini lahan kami sendiri. Mereka berjaga dan mengamankan aset di IUP kami, di PT GAN," jelas Kadir Ndoasa ditemui, Sabtu (26/11/2022). 

Kadir Ndoasa tak menapik bahwa, IUP seluas 300 hektare tersebut sempat diperebutkan PT Citra Silika Malawa (CSM) dengan PT GAN. Keduanya saling klaim terkait status kepemilikan, namun Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kendari, diperkuat dengan eksekusi oleh Mahkamah Agung (MA) memutuskan bahwa PT GAN-lah yang memiliki hak penuh atas IUP berlokasi di Desa Sulaho, Kecamatan Lasusua, Kolut. 

"Jadi, IUP ini sah milik PT GAN," tegasnya. 

Namun, di tengah perjalanan, PT CSM diduga berani menggarap lahan tersebut. Sehingga PT GAN melakukan sidak dan menemukan sejumlah pekerja masih beraktivitas tanpa sepengetahun mereka. Saat itu juga, mereka langsung menghentikan aktivitas dan memasang plang di lokasi itu.

Follow Berita iNews Kendari di Google News

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini