get app
inews
Aa Text
Read Next : Gali Potensi Migas, PHE Fokus Cari Potensi Hidrokarbon di Cekungan Manui Sultra

Konten Sensitif Soal Bencana, Akademisi IAIN Kendari: Jangan Asal Bunyi

Senin, 08 Desember 2025 | 12:28 WIB
header img
Akademisi IAIN Kendari, La Ode Anhusadar. Foto: ist

KENDARI, iNewsKendari.id - Akademisi IAIN Kendari, La Ode Anhusadar, sentil narasi yang disampaikan konten kreator Ferry Irwandi terkait kasus pelecehan seksual di lokasi bencana alam Sumatera.

Menurutnya, cara penyampaian isu tersebut menyalahi etika publik dan berisiko menyakiti psikologis korban.

“Konten yang menyebarkan isu kekerasan seksual di tengah bencana tanpa verifikasi yang jelas sangat berbahaya. Konten Ferry Irwandi ini bukan sekadar kesalahan komunikasi, tapi bisa menambah trauma bagi korban yang sudah mengalami penderitaan berat,” ujar La Ode dalam keterangan kepada wartawan, Senin (8/12/2025).

Ia menekankan bahwa ruang publik saat bencana seharusnya diisi dengan pesan empati, edukasi, dan solidaritas, bukan eksploitasi isu sensitif untuk menarik perhatian atau membangun dramatisasi.

“Isu kekerasan seksual yang dibangun Ferry ini adalah hal yang sangat sensitif. Penyampaian secara serampangan, apalagi untuk narasi dramatis, jelas melanggar etika komunikasi publik,” tegasnya.

La Ode juga menyoroti cara Ferry membingkai gerakan donasi seolah negara tidak hadir di lapangan. Menurutnya, pola komunikasi seperti ini bisa memutarbalikkan makna kemanusiaan menjadi alat politik.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut