Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pertahankan Tanahnya, Pria Usia 54 Tahun di Konsel Nekat Adang Alat Berat Perusahaan Tambang Nikel
Advertisement . Scroll to see content

Sengketa Lahan Lokasi Tambang di Laonti, Pihak Perusahaan Pertemukan Kedua Pihak yang Bersengketa

Minggu, 26 Januari 2025 | 22:01 WIB
  • author Redaksi
Sengketa Lahan Lokasi Tambang di Laonti, Pihak Perusahaan Pertemukan Kedua Pihak yang Bersengketa
Sengeketa Lahan Lokasi Tambang di Laonti, Pihak Perusahaan Pertemukan Kedua Pihak yang Bersengketa. (Foto: Istimewa)

Lebih lanjut Ansar mengungkapkan, awalnya tanah sengketa yang saat ini menjadi aktivitas penambangan nikel dikelola oleh orang tua Kumbolon, namun pada tahun 1985, tanah tersebut dijual. Tanah ini sudah beberapa kali berpindah kepemilikan hingga dibeli dan menjadi milik Sunaya.

Setelah dibeli oleh Sunaya, diterbitkan SKT oleh pemerintah desa setempat pada tahun 2010 atas nama Sunaya. Sejak saat itu, Sunaya dan suaminya Asmara melakukan aktivitas perkebunan di lahan tersebut.

Sementara pihak perusahaan membeli tanah tersebut dari Kumbolon dengan bukti SKT tahun 2024 yang juga dikeluarkan pemeritah desa yang saat itu sudah berganti kepala desa.

Editor: Asdar Zuula

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut