Sejumlah pengguna jalan yang melihat Nasruddin bersama istri di jalan sepi tersebut sontak memberi pertolongan. Videonya banyak dibagikan media sosial dan Nasruddin melaporkan kasus yang direkayasannya itu ke Polsek Ranteangin.
"Setelah melakukan serangkaian penyelidikan secara mendalam, cerita yang disampaikan oleh Nasruddin tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Hasil investigasi menunjukkan kasus ini direkayasa yang dirancang oleh Nasruddin bersama istrinya," ungkapnya.
Nasruddin yang tidak bisa mengelek saat dicecar pertanyaan dari petugas akhirnya mengaku. Ia meminta maaf kepada publik dan petugas karena melakukan pembohongan publik dan mengajukan pelaporan palsu ke kantor polisi.
Kepada aparat, drama dan pengakuan palsu Nasruddin bersama istrinya sengaja ia lakukan karena punya persoalan utang piutan dengan rekannya yang jumlahnya besar dan belum dilunasi.
"Kami sangat menyayangkan tindakan ini karena telah mengganggu ketenangan masyarakat. Apalagi, pasca kasus tersebut banyak pengguna jalan merasa was-was melintas saat malam hari yang selama ini aman-aman saja," ucapnya.
Ditegaskan Iptu Tommy, tindakan hukum terhadap laporan palsu dapat dikenakan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Untuk kasus ini, Nasruddin telah berkomitmen menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan dengan pihak-pihak yang dirugikan. (Muh Rusli)
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait