Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gali Potensi Migas, PHE Fokus Cari Potensi Hidrokarbon di Cekungan Manui Sultra
Advertisement . Scroll to see content

Ribuan Warga Kendari Terdampak Banjir dan Tanah Longsor, Terparah di 2 Kelurahan

Sabtu, 09 Maret 2024 | 21:22 WIB
  • author Mukhtaruddin
Ribuan Warga Kendari Terdampak Banjir dan Tanah Longsor, Terparah di 2 Kelurahan
Ribuan Warga Kendari Terdampak Banjir dan Tanah Longsor, Terparah di 2 Kelurahan. (Foto: Mukhtaruddin)

KENDARI, iNewsKendari.id - Ribuan warga Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), terdampak banjir dan tanah longsor.

Pemerintah bersama warga mulai melakukan pembersihan dan menyiapkan fasiltas umum untuk korban banjir, Sabtu (9/3/2024).

Menurut Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup, banjir terparah di Kelurahan Sanua dan Kampung Salo. 

Yusup yang juga Kepala BPBD Sultra, menyebutkan, warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor berjumlah 3000 Kepala Keluarga (KK), dua warga meninggal dunia akibat banjir.

"Seluruh komponen masyarakat mulai dari tingkat pemerintahan kota, provinsi dan pusat sudah berjibaku untuk bagaimana menangani banjir ini, tadi barusan juga dari pemerintah pusat melalui bnpb untuk melakukan asesmen terhadap kerugian-kerugian yang diakibatkan oleh banjir, ini sudah kami lakukan insyaallah dalam waktu yang tidak terlalu lama apabila hasilnya sudah ada kita akan lakukan perbaikan kepada masyarakat," kata Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup, saat mengunjungi korban banjir di Jalan Lasolo, Sabtu (9/3/2024).   

Sementara, Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, yang mengunjungi warga terdampak banjir di Jalan Lasolo Kelurahan Sanua, Sabtu (9/3/2024) menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, telah menyiapkan sejumlah fasilitas untuk membantu korban banjir.

Editor: Asdar Zuula

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut