"Kami memerlukan kepastian soal senjata ini, maka kami akan membawa ke Pindad untuk mengujinya," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa meskipun senjata tersebut terlihat seperti buatan pabrikan, beberapa komponennya, seperti laras, bukanlah standar pabrikan.
"Badan senjata itu memang jenis SS1, tetapi larasnya bukan pabrikan. Ini yang akan dipastikan di Pindad," tambahnya.
Senjata yang digunakan juga bukan senjata organik yang biasa digunakan oleh TNI AD, sehingga pengujian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan keaslian dan spesifikasinya.
Editor : Asdar Zuula
Artikel Terkait