Berkunjung ke Kendari, Istri Panglima TNI Bawa Misi Penurunan Stunting

Mukhtaruddin
.
Jum'at, 16 September 2022 | 22:40 WIB
Ketua Umum Dharma Pertiwi, Hetty Andika Perkasa, berkunjung di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (16/9/2022). (Foto Mukhtaruddin)

KENDARI, iNewsKendari.id - Ketua Umum Dharma Pertiwi, Hetty Andika Perkasa, berkunjung di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Istri Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa ini disambut Gubernur Sultra, Ali Mazi di pelataran Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur, Jumat (16/9/2022).

Road show Ketua Umum Dharma Pertiwi ini, dalam rangka percepatan penurunan stunting  mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul Indonesia, berkolaborasi dengan TNI, Polri, BKKBN, Kementan, serta sejumlah stakeholder terkait.

"Kita harus hilangkan stunting ini, kenapa karena kita adalah negara kaya. Yang penting melakukan sosialisasi kepada khususnya ibu-ibu hamil, terus kita harus jaga kebersihan rumah tangga, jadi kegiatan ini saya berikan respon dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ibu Panglima (TNI), sudah datang ke sini memberikan sosialisasi," kata Gubernur Sultra, Ali Mazi.

Sementara menurut Kepala BKBN, Hasto Wardoyo, Sulawesi Tenggara salah satu daerah yang terus mengalami peningkatan angka stunting. 

Olehnya itu,  BKKBN bersama TNI/Polri, akan terus bergerak pada berbagai daerah di Sulawesi Tenggara, untuk menggerakkan masyarakat melakukan pencegahan kasus stunting, sehingga target angka 14 persen bisa tercapai di tahun 2024.

"Seluruh provinsi di indonesia, hanya Sultra stuntingnya naik dibandingkan tahun 2019-2021, maka kita ini serius juga alhamdulillah dibantu Panglima TNI dan juga nantinya Polri, untuk bergerak, menggerakan masyarakat agar mereka betul-betul mencegah, supaya tidak lahir bayi-bayi stunting," jelas Hasto Wardoyo di Rujab Gubernur Sultra, Jumat (16/9/2022).

Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021, angka prevalensi stunting di Sulawesi Tenggara rata-rata nasional, sebesar 30,02 persen.

Editor : Asdar Zuula
Bagikan Artikel Ini