Pebulu Tangkis asal Sultra Apriyani bersama Pasangannya Fadia Juara Malaysia Open 2022

Dimas Wahyu Indrajaya
.
Minggu, 03 Juli 2022 | 18:41 WIB
Pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. (Foto: Instagram/@badminton.ina)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Pebulu tangkis asal Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) Apriyani Rahayu, bersama pasangannya Siti Fadia Silva Ramadhanti, menjadi juara Malaysia Open 2022.

Pasanga gana putri Indonesia ini, juara setelah menang lewat rubber gim 21-18, 12-21, dan 21-19 melawan wakil China, Zhang Shu Xian/Zheng Yu di partai final, di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (3/7/2022) siang.

Kedua pasangan itu melakukan rally sampai akhirnya Apriyani mencuri poin lewat dropshot.

Sempat tertinggal, Zhang/Zheng akhirnya tampil lebih gesit demi membalas poin. Hasilnya, mereka unggul 4-2 seusai menyalip perolehan skor Apriyani/Fadia.

Zhang/Zheng bermain sigap dalam mengantisipasi bola smash Apriyani/Fadia. Pertahanan keduanya tampak sulit ditembus.

Namun, beruntung bagi Apriyani/Fadia. Beberapa kali Zhang/Zheng melakukan kesalahan sehingga kedudukan berbalik menjadi 7-5 bagi keunggulan duo Indonesia. 

Menjelang interval gim pertama, Zhang/Zheng gantian memungut poin secara beruntun. Mereka perlahan menyamakan kedudukan menjadi 10-10.

Keunggulan interval gim pertama berpihak kepada Apriyani/Fadia. Netting ciamik Fadia tak mampu digapai oleh Zhang/Zheng.

Selepas turun minum, laga tetap berjalan ketat. Apriyani/Fadia unggul tipis 13-12. Keunggulan pun mereka tambah setelah sambaran jarak dekat Apriyani tak sanggup dihalau Zhang/Zheng.

Ganda China mulai meningkatkan serangan seusai tertinggal dua angka. Pukulan-pukulan agresif pun mereka lancarkan meski masih bisa ditahan Apriyani/Fadia. Keduanya bahkan melakukan rally sampai 43 pukulan!

Apriyani/Fadia tetap tampil bertenaga dan cekatan meski Zhang/Zheng terus-menerus memberikan tekanan. Mereka sempat unggul 18-15, tapi sang lawan mampu mencuri satu poin seusai smash jarak dekat lolos ke kolong Apriyani.

Gim pertama akhirnya dimenangkan Apriyani/Fadia dengan skor 21-18. Return serve kilat Fadia sulit dikembalikan oleh Zhang/Zheng.

Pada awal gim kedua, intensitas tetap tinggi seperti gim sebelumnya. Kedua pasangan langsung menukar pukulan dengan cepat. Namun, Zhang/Zheng lebih beruntung karena mampu mencuri dua poin beruntun.

Pada awal gim kedua, intensitas tetap tinggi seperti gim sebelumnya. Kedua pasangan langsung menukar pukulan dengan cepat. Namun, Zhang/Zheng lebih beruntung karena mampu mencuri dua poin beruntun.

Apriyani/Fadia lalu gantian mencuri poin. Mereka bahkan sempat unggul 4-3, walau setelahnya keunggulannya disalip menjadi 4-5 seusai Fadia gagal melakukan netting.

Duel semakin ketat. Kedudukan sempat 8-8 seusai dropshot Fadia tak mampu dikembalikan dengan baik oleh Zhang/Zheng.

Interval gim kedua akhirnya disegel oleh Zhang/Zheng. Servis flick-nya tak mampu dibalas Apriyani/Fadia. Duo China unggul tipis 11-10.

Selepas jeda, Apriyani/Fadia sempat tertinggal empat angka. Smash Apriyani yang tertahan net dan Fadia yang mati langkah membuat pasangan China memanen poin beruntun.

Tertinggal 11-15, Apriyani/Fadia berupaya bangkit. Asa tumbuh setelah Zhang/Zheng gagal mengembalikan bola sehingga kedudukan menjadi 12-15.

Zhang/Zheng akhirnya menyegel kemenangan di gim kedua. Bola placing Apriyani yang salah sasaran membuat duo China menang 21-12. Penentuan juara pun dilakukan lewat rubber gim.

Pada awal rubber gim, Zhang/Zheng memberikan pukulan bertubi-tubi kepada Apriyani/Fadia. Beruntung bagi duo Indonesia peraih emas SEA Games 2021 ini, bola tertahan di muka net sehingga mereka unggul 2-1.

Panen poin beruntun dirasakan Apriyani/Fadia setelahnya. Mereka unggul 4-1 seusai Zhang/Zheng beberapa kali melakukan kesalahan.

Zhang/Zheng bangkit, bahkan melakukan comeback. Keduanya menjadi unggul 5-4 seusai smash jarak dekatnya tak mampu dibendung Apriyani/Fadia.

Duel semakin panas setelah kedudukan kedua pasangan menjadi 8-8. Apriyani/Fadia mendapat lucky ball seusai netting Zhang/Zheng tak mulus mendarat di kubu seberang.

Keunggulan interval rubber gim akhirnya dicuri oleh Apriyani/Fadia. Keduanya unggul tipis 11-10.

Selepas rehat, Apriyani/Fadia menggebrak. Berhasil! Smash jarak dekat Fadia berbuah poin sehingga skor menjadi 12-10.

Poin kembali dicuri oleh Apriyani/Fadia sehingga unggul 14-12. Smash mereka berbuah poin seusai bola mendarat di sisi kiri Zhang yang tengah terjatuh.

Setelahnya skor menjadi 15-15 seusai Fadia sukses mencuri poin. Smash tiga kali beruntunnya tak mampu dibalas oleh Zhang.

Mendekati akhir gim ketiga, Apriyani/Fadia menjauh 18-16. Poin mereka dapatkan seusai Zhang/Zheng gagal mengembalikan bola dengan baik.

Apriyani/Fadia unggul 19-17 menjelang akhir laga. Kali ini poin didapatkan seusai Zhang/Zheng salah melakukan servis.

Akhirnya Apriyani/Fadia menyegel gelar juara Malaysia Open 2022. Smashnya ke arah tengah berbuah poin pemungkas dan membuat mereka menang 21-19. Gelar Malaysia Open 2022 ini pun menjadi gelar pertama mereka di ajang BWF World Tour.

Editor : Asdar Zuula
Bagikan Artikel Ini