KOLAKA UTARA, iNewsKendari.id - Ratusan nelayan di Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara Sulawesi Tenggara (Sultra), biasanya menangkap ikan dengan pukat dan sero (Belle), kini tidak lagi melaut karena air laut di pesisir pantai sudah tercemar limbah galian tambang nikel yang diduga dari PT. Riota Jaya Lestari (RJL) di Desa Totallang.
Pencemaran ini terjadi selama seminggu terakhir, terutama saat musim penghujan, dan mencakup beberapa desa seperti Totallang, Monapa, Rente Limbong, dan Pitulua.
Salah satu nelayan, Sambriansyah, mengeluh bahwa air laut telah berubah menjadi merah kecoklatan dan begitu keruh sehingga tidak ada ikan yang dapat mereka tangkap.
Kata Sambriansyah, pencemaran air laut luas, sekitar satu kilometer dari tepi pantai.
"Kami nelayan mencari makan dan hidup dari pencarian ikan, sementara saat ini kami tidak ada lagi pendapatan, Bagaimana Keluarga kami mau makan, kami minta pihak terkait untuk mencarikan solusi untuk kami," keluh Sambriansyah. Selasa (26/3/2024).
Editor : Asdar Zuula
Artikel Terkait