Rikkes Tahap I Seleksi Bintara Polri Panda Polda Sultra Diikuti 150 Casis di Hari Pertama

KENDARI, iNewsKendari.id - Sebanyak 150 Calon Siswa (Casis) mengikuti tahap pertama Rikkes (Pemeriksaan Kesehatan) dalam seleksi penerimaan Bintara Polri T.A 2025 di Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Dhalas Polda Sultra ini menjadi bagian dari komitmen Polda Sultra, untuk mewujudkan proses seleksi yang Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).
Salah satu inovasi yang mencuri perhatian dalam seleksi kali ini adalah penerapan sistem coding barcode. Sistem ini dirancang untuk menjaga kerahasiaan data peserta sekaligus mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Dengan sistem ini, panitia seleksi hanya melihat barcode yang tertera pada dokumen peserta tanpa mengetahui identitas aslinya. Hal ini memastikan proses seleksi berjalan secara objektif dan adil.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting Polda Sultra, di antaranya Karo SDM Polda Sultra, Kombes Pol Arief Fitrianto; Kabid Dokkes Polda Sultra, Kombes Pol drg. Ignatius Hendra A.; Plt. Kabag Dalpers Biro SDM Polda Sultra, AKBP Wisnu Wibowo; serta Kasubagdiapers Bagdalpers Biro SDM Polda Sultra, Kompol Magdalena Anita Sitinjak.
Pada tahap pertama ini, peserta menjalani serangkaian tes medis, meliputi pengukuran berat dan tinggi badan, pemeriksaan tekanan darah, kesehatan Telinga, Hidung, Tenggorokan (THT), pemeriksaan gigi dan mulut, serta tes buta warna. Semua tes ini bertujuan memastikan bahwa calon siswa memiliki kondisi fisik yang prima dan memenuhi standar kesehatan yang ditetapkan oleh Polda Sultra.
Karo SDM Polda Sultra, Kombes Pol Arief Fitrianto, menegaskan bahwa transparansi dan profesionalisme menjadi prioritas utama dalam seleksi ini.
“Kami memastikan bahwa seluruh tahapan seleksi dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dan dengan transparansi yang tinggi. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk mencetak calon perwira Polri yang berkualitas dan siap mengemban tugas di masa depan,” ujar Arief.
Proses seleksi ini juga melibatkan pengawas internal dari Bidpropam dan Itwasda, serta pihak eksternal seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan media/pers. Hal ini dilakukan untuk memastikan akuntabilitas dan kredibilitas seleksi.
Pelaksanaan Rikkes tahap I ini dijadwalkan berlangsung dalam dua gelombang. Gelombang pertama dimulai pada Rabu, 19 Maret 2025, dan berakhir pada 27 Maret 2025 (sebelum Lebaran). Sementara gelombang kedua akan dilaksanakan pada 9 April hingga 11 April 2025. Setiap harinya, tes Rikkes diikuti oleh 150 peserta.
Dengan penerapan sistem coding barcode dan proses seleksi yang transparan, Polda Sultra berharap dapat menghasilkan calon Bintara Polri yang kompeten, sehat, dan siap menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum di masa depan.
Editor : Asdar Zuula